Pato fisiologi obesitas

Saraf otonom aferen ke jaringan adipos yang juga sebagai mediator mobilisasi asam lemak, sebagai lintasan penting yang menunjukkan bahwa susunan saraf pusat mempunyai pengaruh atas mobilisasi asam lemak Sebagai akibat menaikkan cAMP yang mengaktifkan protein kinase untuk fosforilasi trigliserid inaktif menjadi bentuk aktif.

Fenomena ini diikuti dengan menurunnya kemampuan insulin untuk tranpor glukose, oksidasi glukose, dan lipogenesis oleh sel adipos. Leptin bekerja pada neuron2 didalam nukleus arkuatus hipothalamus dan mengeluarkan sinyal untuk menurunkan produksi neuropeptida Y NPY.

Ghrelin dan obestatin disintesis dari protein prekursor yang sama, namun memiliki sifat-sifat biologik yang berlawanan. Penelitian dalam fisiologi dan patofisiologi obesitas diharapkan dapat membuka peluang pengembangan strategi pencegahan dan penatalaksanaan terhadap obesitas.

Hormon pato fisiologi obesitas merangsang pelepasan leptin dari sel-sel lemak dan bekerja secara sentral menurunkan asupan makanan dengan cara mempengaruhi kerja cholecystokinin dan Neuropeptida Y. Makan dapat meredakan rasa tidak nyaman akibat marah atau depresi. Obesitas merupakan kelainan metabolisme yang cenderung semakin meningkat prevalensinya dinegara-negara maju maupun negara-negara berkembang sehingga menimbulkan berbagai komorbitas.

Klasifikasi berat badan menurut WHO untuk populasi orang barat. Leptin juga bekerja pada target penting lainnya yaitu meningkatkan ekspresi gen corticotropin-releasing factor CRF didalam hipothalamus sehingga mengurangi asupan makan.

Apabila asupan energi melebihi dari yang dibutuhkan, maka jaringan adiposa meningkat disertai dengan peningkatan kadar leptin dalam peredaran darah.

Mekanisme penyampaian informasi ke pusat kendali di hipothalamus. Kedua proses ini berintegrasi untuk menentukan besarnya asupan makanan dan energi yang dikeluarkan. Pengeluaran energi ditentukan oleh aktivitas fisik, laju metabolisme dan thermogenesis.

Sistem Eferen Merupakan sistem yang menerima sinyal yang diberikan neuron orde pertama dari hipotalamus untuk mengontrol asupan makanan dan penggunaan energi.

Juga terjadi pelepasan adiponektin dan adipocytokine like TNF-a dan IL-6 yang meningkatkan nafsu makan. Kadar insulin serum proporsional dengan massa jaringan adiposa. Faktor-faktor metabolisme yang menentukan pengeluaran energi meliputi kerja kardio-respirasi, keseimbangan gradien ion dan berbagai aktifitas enzimatik didalam tubuh.

Pada sebagian besar penderita obesitas terjadi resistensi leptin, sehingga tingginyakadar leptin tidak menyebabkan penurunan nafsu makan Related Papers. Studi genetik terbaru telah pula mengidentifikasi adanya mutasi gen yang mendasari obesitas.

Namun masih terdapat berbagai neuropeptida lain yang dapat meningkatkan nafsu makan, antara lain: Konsekuensi metaboliknya seperti resistensi insulin terutama terjadi akibat deposit lemak pada tempat2 tertentu seperti omentum, hati dan otot- otot rangka.

Berbagai faktor terlibat dalam proses terjadinya obesitas, menyangkut faktor sosial, perilaku, lingkungan dan genetik. Related Papers.

Pada masa anak-anak dan dewasa, asupan energy bergantung pada diet seseorang. Sejumlah informasi telah tersedia tentang gen, peptida, neurotransmiter dan reseptor di hipothalamus serta area disekitarnya yang mengatur nafsu makan dan berat badan.

Penyakit-penyakit yang menyertai obesitas pada orang dewasa seperti DM tipe 2, hipertensi, hiperlipidemi, penyakit kantong empedu, Non Alcoholic Steatohepatitis, sleep apnea dan komplikasi-komplikasi ortopedik juga mulai meningkat prevalensinya pada anak-anak dan remaja. Klasifikasi berat badan dihubungkan dengan risiko ko-morbiditas berdasarkan lingkar pinggang untuk populasi penduduk Asia.

Pickwick-Syndrom

Asupan makan diatur melalui sedikitnya 4 faktor yaitu: Patogenesis yang mendasari sindrom dismetabolik sampai saat ini belum jelas, namun terdapat hipotesis yang kuat bahwa resistensi insulin merupakan dasar patogenik yang umum. Ghrelin mengatur aksis hormon hipofisis, metabolisme karbohidrat dan berbagai fungsi yang berbeda dari ginjal, jantung, jaringan adiposa, pankreas dan gonad.

Sebanyak kasus obesitas pada manusia disebabkan karena mutasi gen tunggal pada 11 gen yang berbeda, 50 lokus berhubungan dengan sindrom Mendel yang berkaitan dengan obesitas. Di Provinsi Punjab India, prevalensi BB berlebih dan obesitas lebih tinggi pada wanita perkotaan dibandingkan wanita pedesaan.

Sejak awal abad ke 20, prevalensi obesitas meningkat perlahan, tetapi mulai meningkat lebih cepat pada tahun Pada manusia, sel-sel lemak mengekspresi produk gen yang sama dengan gen UCP-2 pada tikus.

Penghambatan fosfodiesterase oleh kafein dan teofilin menaikkan potensi hormon untuk merangsang lipolitis Tiroksin dan kortisol mempunyai efek lipolisis.

Patofisiologi obesitas Pengaturan jumlah energi yang kita ambil dari makanan melibatkan beberapa jaringan dan mekanisme yang menghubungkan otak dengan usus. Obesitas merupakan permasalahan kesehatan global. Hal ini terjadi karena otot2 dibelakang lidah mengalami relaksasi pada saat tidur.

Neuropeptida utama yang meningkatkan nafsu makan adalah neuropeptida Y.Das Pickwick-Syndrom leitet seinen Namen von der Figur des immer schlafenden Kutschers Little Fat Joe im Roman Die Pickwickier von Charles Dickens ab.

Hypoventilation

Eine modernere Bezeichnung des Syndroms lautet Obesitas-Hypoventilationssyndrom.E Übermäßige Adipositas mit alveolärer Hypoventilation, Pickwick-Syndrom. Obesitas terjadi karena adanya kelebihan energi yang disimpan dalam bentuk jaringan lemak.

PATOFISIOLOGI OBESITAS

Gangguan keseimbangan energi ini dapat disebabkan oleh faktor eksogen (obesitas primer) sebagai akibat nutrisional (90%) dan faktor endogen (obesitas sekunder) akibat adanya kelainan hormonal, sindrom atau defek genetik (meliputi 10%).

penyuluhan tentang obesitas oleh Khulaida FH - FKUJ)Full description. Diagnosis Obesitas. Diagnosis Obesitas. · Berat badan pada obesitas 38% lebih berat dari normal, jika 45% dinamakan berat obesitas yang berlebih.

3. Sebagai penyebabnya: pemakaian yang tidak efektif pada mobilisasi lemak dari depo lemak oleh lipase jaringan, sedangkan sintesis dan penyimpanan lemak berjalan normal.

Penentuan obesitas Pada bayi normal baru lahir jaringan lemak kurang lebih 10% dari seluruh jaringan tubuh.

Obesitas-Hypoventilationssyndrom

Pada anak laki-laki nonobes jaringan lemak kira-kira antara % dari seluruh jaringan justgohostelbraga.com: justgohostelbraga.com Secara umum obesitas dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan kalori, yangdiakibatkan asupan energy yang jauh melebihi kebutuhan tubuh.

Pada bayi (infant),penumpukan lemak terjadi akibat pemberian makanan pendamping ASI yang terlalu dini,terutama.

Pato fisiologi obesitas
Rated 5/5 based on 58 review