Latar belakang penyakit obesitas pada anak

Berat badan yang berlebih biasa disebut dengan obesitas, obesitas dikhawatirkan memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan anak.

Kelebihan berat badan pada anak yang tidak wajar saat seumuran balita yang disebabkan menumpuknya kadar lemak yang tidak sedikit. Hasil penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa asupan minum-minuman yang manis juga menurunkan kebiasaan makan pada sayur-sayuran dan buah-buahan.

Jadi seorang anak yang memiliki orang tua atau keluarga yang mengalami obesitas juga berpotensi untuk mengalami hal sama. Monitor diri sendiri, anak dilatih untuk memonitor asupan makan dan aktivitas fisik, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak dan keluarga terhadap gizi dan kegiatan fisik b.

Memahami konsep dan karakterisitik Obesitas Mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi Obesitas Mengetahui upaya-upaya apa saja yang harus dilakukan agar pertumbuhan anak bisa berkembang dengan baik dan sehat.

Kesimpulan Pertumbuhan adalah setiap perubahan dari tubuh yang berhubungan dengan bertambahnya ukuran tubuh baik fisik anatomis maupun struktural dalam arti sebagian atau menyeluruh. Namun tidak semua anak yang gemuk dikategorikan sebagai anak yang memiliki obesitas.

Tidak Aktif Secara Fisik Teknologi modern banyak memaksa anak-anak kita untuk lebih banyak duduk diam menghabiskan waktu mereka di depan layar komputer maupun televisi sehingga mereka tidak banyak bergerak.

Penanganan obesitas anak haruslah terpadu antara semua aspek etiologi. Subjek penelitian adalah remaja usia tahun di Jamaika.

Anak usia sekolah 4 - 6 th. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan asupan energi dari asupan fast food untuk masing-masing kelompok umur yang mengonsumsi fast food dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi fast food.

Tujuan jangka panjang adalah perubahan gaya hidup yang menetap. Lingkungan dan faktor lain 1.

Anak usia remaja. Apakah frekuensi konsumsi soft drink merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada remaja SMA di Kota Pontianak? Hal hal yang dianjurkan sama dengan anak usia pra sekolah.

Menyatakan gambaran diri lebih nyata Kriterian hasil: Obesitas berat: Tipe ini dinamakan juga obesitas tipe wanita atau female-type obesity. Saran Jadikan kebiasaan yang sehat sebagai hal wajib bagi keluarga. Misalnya, setiap tahun, orang Meksiko membelanjakan lebih banyak uang untuk minuman ringan, khususnya kola, daripada untuk gabungan sepuluh makanan pokok.

Keadaan ekonomi yang membaik membuat orang tua cenderung bangga mempunyai anak yang gemuk. Dengan perilaku makan orang tua dapat ditiru oleh anaknya,jadi biasakan memberi contoh yang baik pada anak anda dengan cara makan anda sendiri. IV Etiologi Gaya hidup atau Tingkah Laku Kemajuan teknologi, seperti adanya kendaraan bermotor, lift, dan lain sebagainya dapat memicu terjadinya obesitas karena kurangnya aktifitas fisik yang dilakukan oleh sesorang.

Jika Anda melakukannya, kebiasaan itu akan menjadi pola hidup bagi anak-anak Anda, yang akan terbawa hingga dewasa. Kedua, minuman ringan sudah lebih populer ketimbang susu dan air. Faktor apa saja yang bisa menyebabkan Obesitas?

Mengetahui upaya-upaya apa saja yang harus dilakukan agar pertumbuhan anak bisa berkembang dengan baik dan sehat. Mengungkapkan kesadaran adanya perasaan yang menyebabkan interaksi sosial yang buruk Kriteria hasil:Obesitas pada anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di masyarakat kita dewasa ini.

Di Amerika, Obesitas Pada Anak dikatakan telah meningkat sebesar 3 kali lipat selama 30 tahun terakhir. Sedangkan di Indonesia sendiri masalah ini juga meningkat tajam sebesar 2 kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir.

MAKALAH KEPERAWATAN ANAK OBESITAS DISUSUN OLEH: Halidi Syahroni Rahmat Sudirman Sartika Suwito Asisto Titis Ayu EkaSaputri FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN UNIVERSITAS BATAM. Pada dasarnya makalah ini disusun dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa tentang Obesitas pada Anak.

1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG OBESITAS PADA SAAT INI

· ternyata inilah makanan yang menyebabkan titi wati terkena obesitas hingga berbobot kg - duration: Kumpulan Kabar Harian Terbaru Terkini 94, views Author: jualpiyama anak. · Prevalensi obesitas di Indonesia mengalami peningkatan mencapai tingkat yang membahayakan.

Berdasarkan data SUSENAS tahun prevalensi obesitas pada anak telah mencapai 11%. Di Indonesia hingga tahun prevalensi gizi baik 68,48%, gizi kurang 28%, gizi buruk 88%, dan gizi lebih 3,4% (Data SUSENAS,).4,5/5.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Obesitas pada saat ini telah menjadi masalah kesehatan dan berhubungan dengan terjadinya peningkatan penyakit tidak menular (Bener, ).

Latar belakang penyakit obesitas pada anak
Rated 3/5 based on 96 review